Mengenal Peran Desain Grafis dalam Bisnis Percetakan

Bisnis percetakan mungkin bisa berjalan tanpa desain grafis. Namun agar bisnis lebih berdaya saing, layanan desain grafis jelas tidak bisa diabaikan. Dalam beberapa situasi, pelanggan mungkin menginginkan beberapa perubahan pada desain yang ingin dicetak. Pada saat seperti inilah peran desainer grafis akan sangat dibutuhkan.

Sama halnya dengan mesin digital printing, rata-rata bisnis percetakan kini juga memiliki minimal seorang desainer grafis profesional. Keberadaan desainer grafis memang tidak terlepas dari peran desain grafis itu sendiri. Bagi sebuah bisnis percetakan, desain grafis memiliki arti penting yang tidak bisa diabaikan.

1. Meningkatkan Nilai Estetika

Bisa dibilang inilah peran desain grafis yang paling mendasar. Brosur, poster, kemasan produk atau apapun itu yang biasa dicetak di percetakan digital, semua itu tidak akan menarik jika tidak ada unsur desain grafis di dalamnya.

Desain grafis membuat tampilan brosur dan poster terlihat lebih menarik. Kemasan produk juga jadi lebih estetik dengan sentuhan desain grafis. Bagi pelaku bisnis, hal seperti ini tentu memberi dampak yang sangat positif. Selain meningkatkan nilai jual produk, orang juga jadi lebih tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.

2. Menambah Nilai Jual Sebuah Produk

Nilai sebuah produk akan meningkat saat dikemas dengan kemasan yang menarik. Karena alasan ini jugalah, banyak pelaku bisnis yang rela membayar mahal untuk membuat kemasan produk yang estetik. Dengan desain kemasan yang menarik, orang juga akan tergoda untuk melirik.

3. Memberi Ciri Khas pada Sebuah Produk

Semua produk pasti ada kompetitornya. Apapun produknya, produk-produk sejenis pasti akan selalu ada. Menjadi mencolok adalah kunci agar produk yang ditawarkan mudah dikenali. Untuk itulah, desain grafis hadir untuk memberi ciri khas pada sebuah produk.

Sentuhan desain grafis dapat memberi unsur “pembeda” pada sebuah produk. Biasanya, unsur pembeda ini diwujudkan dalam bentuk kemasan yang unik. Jadi saat produk tersebut diletakkan bersama dengan produk-produk sejenis, tidak sulit untuk mengenalinya.

4. Representasi dari Sebuah Brand

Setiap brand memiliki logo dan desain sistemnya masing-masing. Ada yang desain logonya minimalis, ada juga yang terlihat klasik. Gaya desain yang dibuat tentu ada tujuannya. Di dalamnya, ada nilai-nilai yang dipegang dan ingin ditunjukkan kepada dunia.

Desain grafis merupakan representasi visi dan nilai-nilai dari sebuah brand. Bentuk-bentuk yang diusung dan warna-warna yang dipilih, semua itu menunjukkan nilai yang menjadi fondasi dari sebuah brand. Itulah kenapa setiap brand besar pasti memiliki logo atau desain yang melekat.

Sangat sulit untuk tidak mengaitkan desain grafis dengan percetakan. Keduanya saling berhubungan dan menyempurnakan. Karena itulah, penting bagi pelaku bisnis percetakan untuk tidak terlalu fokus pada layanan cetak semata. Demi menyempurnakan bisnis percetakan, desain grafis harus ada di dalamnya.

Ingin tahu lebih jauh tentang seluk beluk desain grafis? Cek di sini selengkapnya.